Inspirasi Bersama WEGI V dan 106th Semen Padang

12.03 http://wacanathemiracle.blogspot.com/ 0 Comments

Assalamualaikum ..
Selamat pagi ..

Kali ini aku akan berbagi cerita, awalnya di Facebook kk saya (panggil saja namanya kak putri) berkomentar pada salah satu foto yang di upload di facebook. Foto tersebut mempromosikan acara WEGI V, kepanjangan WEGI adalah We- Green Industry (Jelajah Industri Ramah Lingkungan )
Tema pada acara WEGI V yang diangkatkan adalah Wisata Heritage dan Industri Semen Padang dan Terhijau di Indonesia.
Awalnya saya iseng ikutan bersama kak putri mendaftarkan diri di Websitenya dan ternyata disana juga terdapat Rangkaian acara wegi terdahulu WEGI 1-4, saya langsung berfikir wah ini menarik ternyata.
Singkat cerita akhirnya saya dan beberapa orang yang mendaftar dinyatakan lulus dan berkesempatan mengikuti rangkaian kegiatan WEGI V dalam rangka Ulang Tahun 106th Semen Padang. (1 Abad Lebih Lhoo pemirsa).
Next, pada hari H tepat pada tanggal 19 Maret 2016 titik kumpul yang aku pilih yaitu di Stadion H. Agus. Salim jam 8.00 bersama rekan lainnya. sambil menunggu rombongan yang berkumpul di Wisma Indarung aku saling berkenalan dengan peserta cewek disana.  

PART 1
Singkat cerita lagi, rombongan dari Wisma Indarung pun datang dengan 2 Bus Semen Padang, di depan Stadion H. Agus Salim kami dikumpulkan diberi pengarahan kalo kegiatan pertama kita akan masuk ke dalam stadion dan diberi penjelasan mengenai stadion H. Agus Salim. Dengan Baju kompakan sesama peserta dan panitia putih putih hijau, panitia mulai memberi memberi penjelasan mengenai Stadion H. Agus Salim dan Seputar Pemain Semen Padang. Pada Intinya PT. Semen Padang dulunya memiliki klub sepak bola yaitu Semen Padang FC yang markasnya ada di Indarung dan memainkan pertandingan kandanganya di Gor. H. Agus Salim. Gor. H, Agus salim yang hampir bisa menampung +/- 20.000 orang dan luar biasanya lagi PT. Semen Padang juga mensupport para pemainnya serta sudah menyiapkan fasilitas bagi pemainnya, jika para pemainnya sudah tidak sanggup untuk bermain atau berlaga PT. Semen Padang memberikan kesempatan untuk pemainnya bekerja di PT. Semen Padang sesuai dengan tingkat pendidikannya dan tentunya juga melalui beberapa Tes yang dianggap dapat menilai kemampuan, ini sebagai tindakan support yang diberikan PT. Semen Padang kepada pemain yang sudah berjuang dan mengharumkan Persepak bolaan di Padang, Sumatera Barat kebanggaan Minangkabau. Setelah berbagi cerita kita melakukan sesi foto bersama dan sesi foto dengan drone melalui udara.


(Sumber : Chanel Youtube Komunitas Green Industri)

PART 2 
Berlaanjut dari Gor. H. Agus Salim kami menuju Galeri Batik Tanah Liek Ayesha Collection yang berada di Marapalam, alamat lengkapnya ( Jl. Andam Dewi No. 8 Marapalam) menuju kesana rombongan melalui Pantai Padang yang sedang dalam tahap penataan terlihat bersih dan nyaman, melalui Museum Bank Indonesia yang berada di Batang Arau, Lanjut Kota Tua yang nuasa bangunannya masih ala-ala belanda. Sesampai di Gallery Barik Tanah Liek ini kami disambut ibuk-ibuk dengan ramah hidangan Kue yang khas dan Terpajang rapi aneka kain batik baik yang sudah jadi atau masih berbentuk kain. Berbagai macam motif dan warna. 
Beberapa motif kainnya adalah Ukir Saluak, Aka Basaua, Bungo Matohari, Kuciang Lalok, Tari Piriang, Rumah Adat, Malin Kundang, Pucuak Rabuang, Itiak Pulang Patang dan Kerbau Padati.
Pewarnaan yang di gunakan pun Alami ada dari Kulit Jengkol, Kulit Rambutan, Gambir dan juga menggunakan pewarna sintesis.
Bahan kain yang digunakan ada Dobi (Tenun) yang Halus, Katun, dan Sutra yang Lembut.
Di Gallery ini Kain batik dibuat menjadi Kebaya, Selendang, Kemeja, dan dan lainnya yang mengikuti mode sekarang.
Disini kami berkesempatan melihat aneka macam kain dan hasil kain yang sudah di jahit serta dapat menanyakan berapa harganya, harga yang dipatok pun cukup lumayan sesuai dengan kualitan dan nuansa sentuhan minangkabau dari 750ribu - 2juta lebih. Bagi wisatawan dalam atau luar negeri pun dapat menjadikan kain batik tanah liek ini menjadi buah tangan dan di pakai sendiri.
Kami juga berkesempatan melihat Workshop / Tempat Pembuatan Kain Batik Tanah Liek ini, dan semua peserta maupun panitia sangat bersemangat mencoba membatik, baik itu batik cap atau batik tulis.



(Sumber : Dokumentasi Pribadi)

PART 3 
Sehabis merasakan membatik kita menuju Tambang Batu Kapur Semen Padang di Bukit Kapur Putih yang terletak di Kel.Batu Gadang, Lubuk Kilangan, Kota Padang. Disana kami akan melihat Proses Blasting (Peledakan) Bukit Kapur Putih hingga dapat menghasilkan batu kapur untuk produksi Semen. Sebelum menuju kesana kami pun wajib menggunakan Kelengkapan Pengaman Seperti Helm Lapangan, Baju, Lapangan dan pada dasarnya harus menggunakan sepatu safety (untung pake sepatu olahraga yang nyaman dan aman), rombongan di kawam menuju tempat proses blasting karna tidak sembarangan orang yang bisa masuk kesana di karenakan daerahnya cukup berbahaya.
Menuju kesana kami disuguhkan pemandangan yang indak, bukit yang hijau, bukit kapur yang luas terdapat banyak batu-batu (jeli mata bisa dapat baju untuk cincin kata bapaknya) lalu melihat kota padang dari atas bukit wah sungguh indah. Proses Blasting pun akan dimulai seperti ini.

(Sumber : Dokumentasi Pribadi)

Setelah selesai menyaksikan Proses Blasting, Kamipun berkesematan mengabadikan moment disini.
Di tambang ini terdapat dumb truk, truk pengangkut batu kapur yang sangat besar. Dumb Truk ini memiliki nilai yang cukup tinggi terletak pada Ban, Dumb Truk ini terdapat 6 Ban yang membantu. 1 buah Ban harganya setara 1 Unit Mobil Avanza (Wooow Mahalnya) dan Jangka pemakaiannya pun +/- 1,5 Bulan. Tidak heran sepanjang jalan di tambang terdapat banyak sekali Ban Dumb Truk ini di jejer menjadi mengaman antara jalan dan jurang serta menjadi cadangan jika diperlukan mendadak. Kesempatan saya mengambil foto dengan truk ini.


(Sumber : Dokumentasi Pribadi)


PART 4
Setelah melihat Proses Blasting yang menakjubkan, selanjutkan kita akan menuju Indarung 1 (pabrik pertama sejak jaman Belanda)

Indarung 1 berdiri tahun 1910 dan sudah berumur 106 Tahun sesuai umur PT. Semen Padang saat ini bertepatan pada tanggal 18 Maret 2016. Arsitektur Pabrik Indarung 1 ini tidak banyak perubahan sejak 1910 pada Masa Belanda dan saat ini nuansa Heritage Pabrik Semen Indarung 1 ini sangat kental terasa, Disini kita dapat melihat Mesin pengaduk semen / Proses Basah (Rommil) , Mesin Tabung Pembakar / Pembakaran Semen (Killen) yang panasnya jika beroperasi Luar Biasa mencapai +/- 1400 Derajat Celcius dan pembakaran ini menggunakan Batu Bara. Pabrik Indarung 1 ini sudah tidak beroperasi lagi dan terakhir di operasikan pada tahun 1999. Dan rencananya Pabrik Indarung 1 ini akan dijadikan Museum Semen Pertama di Indonesia. Dan Kabarnya PT. Semen Padang menerima tamu dari Tim Belanda dimana Pabrik Indarung 1 ini menjadi salah satu pilihan lokasi pembuatan film Aktor ternama James Bond. (Semoga dikabulkan yaa ... ) Luar Biasa sekali. Dan tidak membuang aktor para peserta pun menikmati suasana Pabrik Indarung 1 dengan berfoto ria, serta disediakan pakaian ala-ala Belanda juga lhooo.. (Liat Keseruannya)
(Sumber : Dokumentasi Sendiri)

Naaah,, Masih banyak lagi yang akan aku share kepada semuanya tentang kegiatan aku bersama WEGI V dalam Rangka 106th PT. Semen Padang.
Ditunggu ya..
Wassalam ^^

0 komentar: